Cerita Pengalaman Menggunakan Kartu Asuransi Kesehatan Allianz di Eka Hospital BSD

Kartu HSC Teguh

Kartu askes Allianz untuk klaim secara cashless.

Pada hari Senin – Rabu, tanggal 17 – 19 September 2018, anak kedua saya Teguh dirawat di rumah sakit Eka Hospital BSD. Sakitnya infeksi pencernaan, yang membuat dia demam dan muntah-muntah sehingga tak ada makanan bisa masuk ke perutnya.

Sehari sebelumnya, Teguh sudah merasakan demam dan muntah-muntah. Ditunggu sampai malam tidak membaik juga, Senin pagi saya bawa ke klinik Dr. Poppy di Ciater Serpong. Ini adalah klinik pertama rekanan BPJS, jadi saya gunakan kartu JKN. Oleh dokter diberi obat anti mual dan penurun panas, tapi sampai siang masih sama saja kondisinya.

Jadi sekitar pukul 11.30 siang saya bawa Teguh ke salah satu rumah sakit rekanan Allianz, Eka Hospital di BSD. Ada satu lagi RS rekanan Allianz di BSD, tapi kami pilih Eka Hospital karena RS ini jadi langganan banyak orang yang kami kenal. Dan terutama setelah saya baca di webnya, Eka Hospital adalah rumah sakit pertama di Indonesia yang menerapkan sistem satu pasien satu kamar. Continue reading

Advertisements
Posted in Asuransi | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

5 Kisah Inspiratif untuk Hidup Lebih Semangat

Lima kisah berikut ini banyak beredar di Whatsapp dan medsos dalam bentuk pesansiar (broadcast). Karena isinya bagus sekali, saya muat ulang di blog ini sebagai bagian dari Perjalanan Pikiran yang saya alami. 
Kisah berawal dari:
Story 1
Nokia menolak tawaran Android di tahun 2011 karena dianggap sebagai system newbie yang tidak lebih baik dari Windows yang mereka gunakan dan tidak akan sukses.
Yahoo menolak tawaran Google di tahun 2002 dengan alasan kemahalan dan saat itu reputasi Google masih dianggap “anak bawang” oleh Yahoo.
Fakta yg terjadi kemudian
Nokia tenggelam dalam sekejap oleh pamor Android. Hal yang sama terjadi pada Yahoo, yang terlibas mentah mentah bila dibandingkan dengan Google, terutama sekarang ini.
Pelajaran yang bisa di petik
Sukses berarti punya keberanian mengambil resiko, kebersediaan mengikuti perubahan yang ada, kebersediaan utk beradaptasi, dan memutuskan dengan analisa yang tepat TANPA harus merendahkan orang lain. Seseorang yang kita anggap lebih rendah dari kita sekarang, bisa jadi akan menjadi jauh lebih besar di masa depan.
Story 2
Facebook memutuskan meng-akuisisi Whatsapp (2014) dan Instagram (2012), yang sebelumnya adalah kompetitor, walau saat itu baru merintis dan berada jauh di bawah Facebook.
Fakta yang terjadi kemudian
Facebook, Whatsapp dan Instagram adalah 3 raksasa aplikasi social media yang tidak terkalahkan sekarang ini dengan value akumulatif sekitar lebih dari 1000 trilyun.
Pelajaran yang bisa diambil
Sukses itu menjadi lebih kuat lagi dengan merangkul pesaing,  menjadikannya kolega dan bersama2 ber-inovasi menyatukan goal dan tujuan. Kadang menganggap kompetitor sebagai musuh yang harus di jauhi, tidak sepenuhnya benar.
Story 3
Bill Gates mendirikan Microsoft di usia 21, Mark Zuckerberg mendirikan Facebook di Usia 22, Jack Ma mendirikan Alibaba di usia 35, demikian halnya dengan Jeff Bezos mendirikan Amazon di usia 35. Sementara Ray Kroc memulai Mc.Donalds di usia 52, John Pemberton menemukan Coca Cola diusia 55 dan Harland Sanders dengan KFC-nya di usia 65.
Fakta yang terjadi kemudian
Semua perusahaan tersebut diatas, sekarang ini adalah perusahaan raksasa dan super power di Dunia.
Pelajaran yang bisa diambil
Usia hanyalah angka. Jangan jadikan usia sebagai alasan bahwa anda tidak mampu, entah karena terlalu muda, atau terlalu tua. Karena kemudian psikologi anda akan mulai menciptakan batasan, bagi anda, utk mencapai goal, mimpi dan cita cita, di hidup anda yang hanya 1 kali ini.
Story 4
Brenda Barnes, CEO Sara Lee, mengawali karirnya sebagai seorang waitress restaurant siap saji.
Indra Noyii, CEO Pepsi.co mengawali karir nya sebagai operator produksi di sebuah pabrik kimia Jhonson&Jhonson di India.
Fakta yang terjadi kemudian
2 nama tersebut diatas, di sebut Forbes sebagai 2 wanita paling powerful dan berpengaruh besar pada dunia bisnis sekarang ini.
Pelajaran yang bisa diambil
Tidak satu orang pun bisa memprediksi masa depan. Akan kecil atau besar masa depan anda, semua ada ditangan anda dan anda yang meng-kontrol. Semua harus di barengi dengan kerja keras tentunya. Bahkan kadang Super Keras, hingga jatuh bangun berdarah darah.
Story 5
Perusahaan produsen luxury car, Lamborghini, bisa ada karena “balas dendam” seorang pembuat traktor yang di tertawakan dan di hina, oleh Enzo Ferari, pendiri Brand Luxury Car, Ferari.
Fakta yang terjadi kemudian
Lamborgini dianggap lebih prestisius dan memiliki harga yang lebih mahal dibanding Ferari, walaupun lebih muda dan keduanya adalah Luxury Car Brand.
Pelajaran yang bisa diambil
Menerima hinaan dan cemooh orang lain dengan lapang dada, akan menjadi motivasi besar bagi kita untuk melakukan pembuktian bahwa kita mampu lebih sukses dari orang yang menghina kita. Dan saat kesuksesan kita justru berada melampaui si penghina, maka proses “balas dendam” kita berarti “sangat berhasil dan terasa sangat nikmat”. Menang banyak vrohhhh…
Summary
Teruslah bekerja keras dan pantang menyerah. Gunakan waktu sebaik mungkin, karena waktu tidak pernah akan kembali. Jangan pernah takut dengan kegagalan. Lakukan semua hal yang menyenangkan buat anda. Ingat…stay humble, work heart (hard + smart).
#dmc
Posted in motivasi | Tagged , , | Leave a comment

Tegak Lurus dengan Langit (Cerpen Iwan Simatupang)

Tegak-Lurus-Dengan-Langit-Tegak lurus dengan langit, ia berdiri di puncak bukit itu. Di kepalanya bulan sabit dari langit sebelum fajar. Di kakinya Tanah kemarau, tahun ini kelewat panjang. Dalam dadanya lesu dan bingung dari dendam yang terlalu lama dipendam, dan baru saja dapat dibalaskan.

Dia baru saja membunuh seseorang. Darah masih lekat di jari-jarinya. Belati masih ia genggam. Dia lari ke bukit itu, diburu tanya: Apa selanjutnya? Setelah berkali-kali belati itu ia dorong ke jantung sang korban.

Apa selanjutnya? Ia tak tahu. Ia hanya tahu, sebentar lagi fajar akan kembang di langit. Sesudah itu, seperti 2×2 = 4, matahari bakal terbit. Belati ia lempar. Tangannya ia remas-remas. Dengan berbuat begitu, ia ingin pesiang tangannya dari gumpal-gumpal darah. Juga, ia ingin panaskan tangannya dan dengan itu tubuhnya. Dingin sebelum fajar menulang sumsum.

Dari desa di kaki bukit itu, mulai dia dengar suara-suara umat manusia yang bakal bangun. Suara dengkur di tepi lena. Suara mimpi-mimpi di babak akhirnya. Suara cumbu dan kasmaran keburu sempat. Suara di ambang hidup nyata sehari-hari. Continue reading

Posted in Cerpen, Karya Tokoh | Tagged , , , , | Leave a comment

Kwatrin tentang Sebuah Poci (Sajak Goenawan Mohamad)

KWATRIN TENTANG SEBUAH POCI

Pada keramik tanpa nama itu
kulihat kembali wajahmu
Mataku belum tolol, ternyata
untuk sesuatu yang tak ada

Apa yang berharga pada tanah liat ini
selain separuh ilusi?
sesuatu yang kelak retak
dan kita membikinnya abadi

1973

Tentang Goenawan Mohamad

Hasil gambar untuk goenawan mohamadLahir di Batang, Jawa Tengah, 29 Juli 1941. Salah satu penyair besar Indonesia, tergolong angkatan 66. Seorang intelektual yang memiliki pandangan liberal dan terbuka. Pendiri dan pemimpin redaksi Majalah Tempo. Salah seorang penandatangan Manifes Kebudayaan tahun 1963.

Karya-karyanya berupa puisi dibukukan dalam Parikesit (1969), Interlude (1971), Asmaradana (1992), Misalkan Kita di Sarajevo (1998). Kumpulan esai dibukukan dalam Potret Penyair Muda sebagai si Malin Kundang (1972), Seks Sastra dan Kita (1980), dan Setelah Revolusi Tak Ada Lagi (2001). Tak ketinggalan sejumlah bundel Catatan Pinggir, kolom yang setiap minggu ditulisnya di majalah Tempo.

Penghargaan yang pernah diraih, antara lain: Penghargaan Achmad Bakri (2004), dan Dan David Prize (2006).

 

Posted in Karya Tokoh, Puisi | Tagged , , , | Leave a comment

Kematian Paman Gober (Cerpen Seno Gumira Ajidarma)

Hasil gambar untuk paman gober

Kematian paman gober ditunggu-tunggu semua bebek. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain menunggu-nunggu saat itu. Setiap kali penduduk Kota Bebek membuka koran, yang mereka ingin ketahui hanya satu hal : apakah hari ini Paman Gober sudah mati. Paman Gober memang terlalu kuat, terlalu licin, dan bertambah kaya setiap hari. Gudang-gudang uangnya berderet dan semuanya penuh. Setiap hari Paman Gober mandi uang disana, segera setelah menghitung jumlah terakhir kekayaannya, yang tak pernah berhenti bertambah.

Begitu kayanya Paman Gober, sehingga ia tak bisa hafal lagi pabrik apa saja yang dimilikinya. Bila terlihat pabrik di depan matanya, ia hampir selalu berkata, “oh, aku lua, ternyata aku punya pabrik sepatu.” Kejadian semacam ini terulang di muka pabrik sandal, pabrik rokok, pabrik kapal,pabrik arloji, maupun pabrik tahu-tempe. Boleh dibilang, hampir tidak ada pabrik yang tidak dimiliki Paman Gober. Ibarat kata, uang dicetak hanya untuk mengalir ke gudang uang Paman Gober. Continue reading

Posted in Cerpen, Karya Tokoh | Tagged , , , , , | Leave a comment