Pertanyaan Abadi

1090106759Berikut ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang telah dan terus diajukan manusia sejak dahulu hingga kemudian. Di antara pertanyaan-pertanyaan ini, ada yang jawabannya tidak pernah pasti, ada yang hanya dapat dijawab lewat iman, dan ada yang jawabannya masih terus diselidiki.

Barangkali ada pula pertanyaan yang tidak patut ditanyakan, atau pertanyaan yang redaksinya tidak tepat.



Sebagian pertanyaan ini akan coba saya jawab di tulisan-tulisan saya berikutnya.

1. Apakah ada?

2. Apakah tiada?

3. Apakah Tuhan ada?

4. Apakah akal mampu mengetahui Tuhan dan hari kemudian?

5. Mengapa ada kehidupan?

6. Apakah hidup ini berharga?

7. Mengapa ada penderitaan?

8. Mengapa ada bencana?

9. Mengapa ada perang?

10. Adakah hidup sesudah mati?

11. Apakah hakikat roh?

12. Benarkah bumi dan alam semesta ini diciptakan untuk manusia?

13. Apakah yang paling nyata di dunia ini, yang keberadaannya tidak dapat disangkal dan kehadirannya tidak bisa dihindari? Jawabanku: penderitaan.

14. Benarkah Adam adalah manusia pertama? Atau: Benarkah bahwa ada satu masa ketika di bumi ini yang ada hanyalah sepasang manusia dan dari keduanya terlahir manusia-manusia yang hingga kini mencapai milyaran pasang dan tersebar di enam benua dalam beragam etnis dan beraneka ciri fisik?

15. Apakah spesies manusia merupakan hasil evolusi? Atau: Benarkah spesies manusia merupakan turunan dari spesies-spesies yang lebih rendah?

16. Apakah perbuatan dan nasib manusia sudah ditentukan sebelumnya? Kalau sudah, apakah ketentuan itu bisa diubah?

17. Adakah sesuatu yang dapat bergerak melebihi kecepatan cahaya?

18. Adakah kehidupan selain di planet bumi?

19. Dapatkah mesin waktu diciptakan?

20. Dapatkah kita mengetahui sesuatu yang belum terjadi?

21. Dapatkah kita mengetahui sesuatu?

22. Bagaimana alam semesta tercipta?

23. Apakah alam semesta ini berawal dan akan berakhir, ataukah kekal?

24. Apakah benda terkecil di jagat raya ini? Seperti apa bentuknya atau karakternya?

25. Benarkah agama yang benar itu hanya satu, sedang selainnya adalah sesat dan akan membawa penganutnya pada kesengsaraan abadi di akhirat?

26. Kebenaran itu satu ataukah banyak?

27. Mungkinkah bahwa kehidupan manusia di dunia ini sebetulnya hanyalah sebuah cerita dengan Tuhan sebagai pengarangnya, dan selain Tuhan masih ada pengarang-pengarang lain dengan cerita yang berbeda berikut tokoh-tokoh yang berbeda pula? Dalam bentuk analogi: Mungkinkah Tuhan adalah pengarang seperti, katakanlah, Eka Kurniawan, dan kita adalah tokoh-tokoh dalam cerita-cerita (novel atau cerpen) karangan Eka Kurniawan; sementara selain Eka Kurniawan masih banyak pengarang-pengarang lain dengan novel-novel dan cerpen yang berbeda serta tokoh-tokohnya yang berbeda pula? (Terus terang ini adalah pertanyaan terberat yang pernah saya pikirkan, sementara jawabannya tidak mungkin diketahui dan tidak ada satu cara pun yang dapat digunakan untuk mencarinya. Artinya, sebetulnya percuma saja mengajukan pertanyaan ini. Namun karena pertanyaan ini sudah muncul di pikiran saya, tak bisa tidak saya harus mengakui keberadaannya. Saya hanya berdoa semoga Tuhan tidak tersinggung.)



Pertanyaan-pertanyaan berikut lebih spesifik terkait dengan agama anutan saya: Islam.

1. Apakah Islam adalah satu-satunya agama yang benar?

2. Apakah dalam agama lain ada keselamatan?

3. Apakah Islam adalah ajaran yang lengkap dan dapat menjadi solusi bagi segala persoalan?

4. Apakah syariat Islam wajib diterapkan dalam negara?

5. Adakah Islam mengatur sistem politik tertentu? Kalau ada, seperti apa?

6. Kisah2 Alquran itu faktual atau tidak?

7. Apakah kebangkitan di akhirat itu jasmani dan rohani atau rohani saja?

8. Apakah isra mikraj itu jasad dan roh atau roh saja?

9. Apakah akal berkesesuaian dengan wahyu?

10. Benarkah Nabi Isa masih hidup sampai sekarang dan kelak akan muncul lagi ke dunia menjelang hari kiamat?

11. Benarkah manusia tidak akan dibebani suatu beban yang melebihi kemampuannya untuk menanggung beban itu?

12. Apakah Alquran dipengaruhi sejarah, konteks sosial, dan budaya?

13. Apakah jilbab wajib bagi perempuan?

14. Apakah memanjangkan jenggot sunnah bagi laki-laki?

15. Apakah poligami sekarang ini masih relevan?

16. Mengapa Tuhan mengizinkan Nabi Muhammad beristri lebih dari empat?

17. Alquran mendukung perbedaan peran perempuan dan laki-laki dalam ranah keluarga dan masyarakat. Apakah ini merupakan tatanan yang ideal? Tidakkah ini melegitimasi diskriminasi oleh laki-laki terhadap perempuan?

This entry was posted in Filsafat. Bookmark the permalink.

One Response to Pertanyaan Abadi

  1. edros says:

    Jawaban saya untuk point ke 13 anda adalah.. kematian raga. Pasti,nyata,tak dapat di hindari.

    Darwin dan freud bukan manusia yang mengungkapkan pendapat tnpa fakta. Setidaknya mereka berdua bukanlah pembohong…dan tidak ada niat untuk menyesatkan manusia. Umur mereka di abdikan untuk penelitian yg jujur.

    Mengenal mereka adalah merupakan anugerah dari kehidupan.

    saya percaya kpd apa yg mrk temukan. Sepenuhnya saya percaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s