Kasih

236022

Kau tabur kasih di hulu
Mengalir menyusur arus
Memijar memercik batu

Kutebar jala di lubuk
KasihMu berkecipak
Senyumku merebak

2001

This entry was posted in Puisi and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Kasih

  1. arch222 says:

    penggalannya kurang
    maknanya gantung
    apa yang mau dikata
    hanya ini yang ada

  2. Khrisna says:

    ketika jiwa berlabuh
    dalam hening senja
    dan ketika jiwaku bersimpuh
    dalam dekap Sang Esa

    begitu dalam kasihMu
    meski tak mampu kurasa dalam jiwa
    aku menungguMu
    meski jiwaku masih hampa…

    Kau tabur kasih di hulu
    KasihMu berkecipak
    dan aku tersenyum pilu
    karna aku masih saja diperbudak…

    salam kenal


    Asep:

    Kalau diperbudak oleh Dia tidak apa-apa.
    Salam kenal juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s