Cathar PK7: Resep Awet Muda

Ciputat, Sabtu 17 Januari 2009

Persis seminggu yang lalu, aku mentranskrip kaset ceramah Prof. Dr. Hamdani Anwar, M.A. di Masjid Agung Sunda Kelapa. Dia bercerita bahwa dia punya seorang profesor yang sudah sangat tua, umurnya antara 80-90 tahun, namun masih tampak sehat dan gesit mengajar.

Profesor itu sering ditanya oleh para mahasiswanya mengenai resep awet muda yang dia praktikkan. Profesor tua itu menjawab, “Resepnya lima, disingkat D-O-D-O-D. D pertama, Diet. Artinya, makan perlu diatur dan jangan berlebihan. Banyak penyakit bersumber dari perut. Ingat pesan Nabi, “Makanlah ketika lapar dan berhentilah sebelum kenyang.”

Berikutnya, Olahraga. Tanpa perlu dijelaskan lagi, olahraga jelas sangat bermanfaat bagi kesehatan. Semakin sehat seseorang, usia harapan hidupnya pun semakin panjang.

Kemudian, Dokter. Kalau sakit, pergilah ke dokter. Jangan sakit lantas didiamkan saja.

Selanjutnya, Obat. Setelah dokter memeriksa, dia pasti memberi resep obat. Nah, resepnya itu harus ditukar dengan obat dan obatnya harus diminum sesuai petunjuk dokter.

Terakhir, Doa. Segala usaha kita tidak ada maknanya kalau tidak disertai dengan doa. Mintalah kepada Allah agar umur kita dipanjangkan, tetapi juga minta pula agar umur panjang itu bermanfaat. Doanya adalah: Allâhumma thawwil a’mâronâ wa ashlih a’mâlanâ wa ahsin akhlâqanâ (Ya Allah, anugerahkan kami umur yang panjang, perbaikilah amal kami, dan muliakanlah akhlak kami).”

Menurut Pak Hamdani, manusia punya peran dalam memanjangkan atau memendekkan umurnya. Umur manusia pada dasarnya belum ditentukan akan mati kapan dan di mana. Yang ditetapkan oleh Allah adalah bahwa semua manusia pasti akan mati. Soal matinya kapan, hal ini dipengaruhi oleh manusia itu sendiri.

Dalilnya adalah surat Yâsîn [36] ayat 68, Allah berfirman: “Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian-(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?

Ayat di atas menggunakan kata ganti orang pertama jamak (kami). Artinya, walaupun pada hakikatnya Allah yang memanjangkan umur, pihak lain, dalam hal ini manusia, juga ikut berperan. Kalau kita sakit lalu diam saja, dengan menganggap bahwa sakit itu takdir Allah jadi tidak boleh diotak-atik, kecil kemungkinan akan sembuh. Kata Rasulullah, “Setiap penyakit ada obatnya.” Kalau kita sakit tidak diobati, kemungkinan besar kita meninggal lebih cepat. Kalau kita membiasakan gaya hidup sehat, kemungkinan besar kita akan jarang sakit dan usia harapan hidup kita lebih tinggi daripada orang yang terbiasa dengan gaya hidup jorok. []

This entry was posted in Cathar and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Cathar PK7: Resep Awet Muda

  1. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus online untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://penuaan.infogue.com/cathar_pk7_resep_awet_muda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s