Kematian Tidak Datang Tiba-tiba

Kematian tidak datang tiba-tiba

Ia mengintaimu sejak kau beroleh nyawa

Ia menggerogotimu lewat tiap batang rokok yang kau sulut

Lewat tiap kebiasaanmu yang buruk

Pada tiap detik, ia menghirup aroma hidupmu

Hingga perlahan-lahan kau melayu

Seperti bunga di tangkainya

Seperti daun di rantingnya

Pada tiap gerak, ia menghisap titik air di kulitmu

Kematian tidak datang tiba-tiba

Tuhan telah memvonisnya untukmu

Sejak Dia meniupkan rohmu

This entry was posted in Puisi and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s