Ular Gurun dan Ular Hutan

Seekor ular gurun masuk ke hutan dan terheran-heran melihat ular hutan hidup dengan membelit sebatang pohon.

Aku sudah seratus tahun tak pernah beranjak dari pohon ini, kata ular hutan.

Bagaimana cara kamu mendapatkan makanan? Tanya ular gurun.

Aku memangsa hewan-hewan yang lewat sekitar sini. Mereka tak tahu aku ada di sini sebab tubuhku berlumut dan terlihat menyatu dengan pohon.

Ular gurun mencoba hidup dengan cara itu. Namun sebentar saja tubuhnya menjadi pegal-pegal dan kaku sehingga sering jatuh. Beberapa minggu kemudian ia pun terbiasa dengan cara itu, namun tetap saja tak ada hewan yang lewat. Ia melihat beberapa hewan berjalan ke arahnya, namun segera berbalik kembali.

Akhirnya setelah berbulan-bulan tak pernah makan, ular gurun pun pulang kembali ke gurun. Tubuhnya belum juga berlumut, tetapi ia sudah terlanjur sangat lapar. Ia mengerti tempatnya sebenarnya bukan di hutan, tetapi di gurun.

This entry was posted in Aforisma and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s