Cara Filosof Bekerja

Ciputat, Sabtu 3 Oktober 2009

imagesDua malam terakhir ini aku numpang tidur di sekretariat CIPSI (Center for Islamic Philosophical Studies and Information; Pusat Informasi dan Studi Filsafat Islam), lembaga yang didirikan oleh Prof. Dr. Mulyadhi Kartanegara. Ini adalah semacam surga bagi para pencinta filsafat, khususnya filsafat Islam. Di tempat ini tersimpan rapi karya-karya para filosof muslim klasik seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Ikhwan al-Shafa, al-Farabi, al-Ghazali, Mulla Shadra, Suhrawardi, al-Razi, Ibnu Arabi, dll (sebut saja sembarang nama), juga karya-karya telaah para filosof dan ilmuwan kontemporer seperti Seyyed Hosen Nasr, Toshihiko Izutsu, Abdul Karim Soroush, Marshal Hodgson, John Esposito, Osman Bakar, dll., dan tentu saja Mulyadhi Kartanegara. Sayangnya kebanyakan buku-buku itu ditulis dalam bahasa yang tidak dapat kubaca dengan nyaman (Arab dan Inggris) sebab akan mengharuskanku membuka-buka kamus di hampir tiap kata. Memang bukan surga kalau bisa diraih dengan mudah.

Maka aku hanya bisa membaca buku-buku berbahasa Indonesia. Itu pun beberapa kilas saja, lompat dari satu buku ke buku yang lain. Terlalu banyak pilihan tidak selalu baik bagi kita. Diperlukan sebuah orientasi sistematis untuk membuat buku-buku itu benar-benar menjadi surga. Tapi seperti kata pepatah Cina, yang artinya: just to open book is worthwhile (dan artinya lagi: sekadar membuka buku saja sudah sangat berharga).

Selebihnya, dan sebagian besar, waktuku di CIPSI kugunakan untuk ngenet (gratis). Blogging. Fesbukan. Chatting. Browsing.

Asyik. Maaf, Pak Mul. Dan terima kasih. Juga untuk Darraz dan Udin yang begitu baik telah membiarkan kami (aku dan Husnil) berkeliaran di rumah yang luas ini.

Aku bersyukur tempat yang indah ini berada dekat dari kosanku di Jl. Sedap Malam. Pertama aku ke sini karena diajak Husnil pada bulan Ramadan lalu. Saat aku masuk pintu, kulihat seseorang tengah menyapu lantai bersama seorang perempuan cantik. Posisinya membelakangi pintu. Aku belum ngeh siapa dia sampai kudengar suaranya mengomentari hasil sapuannya.

Ternyata orang yang tengah menyapu itu Prof. Dr. Mulyadhi Kartanegara! Suaranya lebih kukenal daripada perawakannya karena aku sering mendengar dan mentranskrip ceramahnya di Masjid Agung Sunda Kelapa.

Aku menyalaminya dan memerkenalkan diri. Nama saja.

Pak Mulyadhi meneruskan menyapu hingga ke ruangan lain di kantor itu. Ketika sampai di bagian pinggir, dia berkata, “Menyapu pun harus sistematis dan metodologis,” sambil disapunya tiap-tiap kotak ubin secara berurut, “supaya tidak ada bagian yang terlewat.”

Rupanya begitulah seorang filosof bekerja.

***

O ya, sekadar informasi, Ahad besok tgl 4 Oktober 2009, pukul 09, CIPSI mengundang Osman Bakar dari Malaysia yang akan membuka serial Kuliah tentang Sains Islam. Tempatnya di CIPSI, alamat Jl. Puri Intan No. 52, Pisangan Barat, Ciputat Timur (dari ASPA UIN terus ke belakang sekitar 150 m).

Osman Bakar adalah profesor emeritus dalam bidang Filsafat Sains di University of Malaya dan profesor dalam Pemikiran Islam di ISTAC Malaysia. Dia menulis 15 buku dan sekitar 200 artikel tentang berbagai aspek pemikiran dan peradaban Islam, khususnya sains Islam. Terjemahan bukunya dalam bahasa Indonesia antara lain Islam dan Dialog Peradaban (Pustaka Pelajar, 2003), Tauhid dan Sains (Pustaka Hidayah, 2008).

This entry was posted in Cathar, Filsafat and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Cara Filosof Bekerja

  1. wardoyo says:

    Menarik ya, melihat sudut pandang orang lain dalam mengerjakan sesuatu yang sudah biasa dikerakan sehari-hari…

    Asep:🙂

  2. Hasan Jali says:

    sep…salam. apa kabarmu? wah, tak sengaja aku buka websitemu…ternyata bermen school masih hidup?

    salam

    Asep:
    Salam juga. ya, bermenschool masih hidup, setidaknya di pikiranku, walaupun hidupnya tidak begitu sejahtera.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s