Matamu yang Bersinar Tadi Siang

Matamu yang bersinar tadi siang menyisakan terang di kamarku. Malam jadi cerah terkenang bunga yang merekah di bibirmu. Musik rock di kamar sebelah terdengar seperti merayu. Aku diam, terjaga dalam sepenuh ingatan terhadapmu.

Kulihat bulan dan bintang-bintang turun ke bumi, bermain petak umpet di halaman rumah karena langit cukup terang untuk ditinggal pergi.

Matamu itu, dan malamku jadi penuh gairah hingga teramat sayang jika kutinggal tidur.

Aku keluar kamar, duduk di teras dan menyanyikan lagu-lagu cinta yang tiba-tiba saja tercipta untukmu. Gitarku berdenting mengiring, mengalir jauh menyusup jendela kamarmu.

Masih perlukah kata jika sekeliling telah menerjemahkan semua gelora hati, seperti langit timur menerbitkan matahari?

This entry was posted in Puisi and tagged , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Matamu yang Bersinar Tadi Siang

  1. sarjoni says:

    wah kita jadi terbawa kealam khyalan nich mas setelah baca postingannya.. selamat ya blog mas masuk BOTD,,,

    Asep:
    Masa sih? Terima kasih. Masuk BOTD? Sayang sekali saya baru buka keesokan harinya.

  2. sedjatee says:

    Salam hangat untuk para sahabat
    Semoga kita selalu bersemangat
    Merangkai kata menyusun kalimat
    Persaudaraan bloger indonesia semakin kuat

    sedj

    Asep:
    Terima kasih Bung Sedjati.

  3. rustam lahu says:

    salam YAKUSA kawan2, janagan tinggalkan Idealisme Pecundang tuk Generasi kita….. OK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s