Jika Seseorang Menyukaimu

Nasihat berikut ini ditujukan baik untuk laki-laki maupun, dan terutama, untuk perempuan:

Jika seseorang menyukaimu sedangkan kau tidak menyukainya, jangan rendahkan harga dirinya sebab bagaimanapun ia tidak bermaksud jahat kepadamu.

Jika ia tersenyum padamu, tersenyumlah juga padanya. Jika ia berpapasan denganmu, janganlah menghindar. Jika ia menyapamu, jawablah sapaannya. Jika ia menanyakan nomor teleponmu, berikanlah. Jika ia mengirim sms padamu, balaslah. Jika ia meneleponmu, angkatlah. Jika ia memberi sesuatu kepadamu berupa hal-hal kecil, terimalah pemberiannya dan ucapkan terima kasih secara wajar.

Kau baru boleh menyatakan penolakanmu, itu pun secara baik-baik dan sopan, jika ia telah mengungkapkan secara jelas rasa sukanya atau rasa cintanya kepadamu.

Berterima kasihlah kepada orang-orang yang menyukaimu, dan bersikap baiklah kepada mereka, sebab kehadiran mereka menunjukkan nilai dirimu. Sebagaimana kau pantas bersedih jika tidak seorang pun menyukaimu, kau pantas bersyukur jika ada orang yang menyukaimu.

Jika seseorang menyukaimu, yakinlah bahwa di samping dia tidak akan memiliki niat buruk padamu, justru dia akan selalu mengharapkan kebaikanmu dan berdoa untuk kebahagiaanmu.

Jika kau telah menunjukkan penolakanmu di saat dia baru memberi isyarat-isyarat kecil, berarti kau telah melakukan dua atau tiga kesalahan: menghinanya, bersikap sombong, atau jangan-jangan kau hanya geer. Isyarat atau perhatian-perhatian kecil tidak selalu merupakan tanda cinta. Mungkin itu uluran persahabatan, atau mungkin dia memang seorang yang berhati baik.

Kalaupun betul isyarat-isyarat itu merupakan tanda cinta, ingatlah bahwa jatuh cinta bukanlah suatu kesalahan. Oleh karena itu tidak layak apabila kau menghukumnya atau menghindarinya seolah ia makhluk menjijikkan.

Jangan sampai dia merasa sudah ditolak padahal belum nembak. Itu akan membuat dia merasa harga dirinya telah jatuh sehingga dia mungkin jadi kehilangan keberanian untuk mendekati orang yang dia sukai di tempat dan waktu yang lain.

Seorang manusia dapat menerima penolakan, tapi tidak penghinaan.

Demikian. []

This entry was posted in Psikologi and tagged , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Jika Seseorang Menyukaimu

  1. mantab,,,
    bukan krn pengalamannya kan k’??
    xixixixi😀

    Asep:
    Sayangnya, tulisan ini muncul karena pengalaman🙂

  2. dede says:

    Saya pernah ditolak dengan cara ini. Meskipun dengan cara yang sopan, hati saya tetap hancur. Saya merasa diri ini terhina dan seperti makhluk menjijikan, tentunya di mata perempuan itu (yang hanya ini perasaan saya). Namun, perempuan baik hati itu tetap mempersilakan saya sebagai teman saja.
    Lama berlangsung pertemanan itu, saya termotivasi kembali untuk menembaknya lagi (menyatakan cinta dengan romantis. Misalnya, “Andaikan kita terpisah dalam gulungan orang-orang yang menonton konser, aku tetap mencium baumu, Sayang. Betapa dekatnya hati ini kepadamu, aku ingin sekali lagi senandungkan rasa cintaku untukmu”). Hasilnya, dia menolaknya dengan cara yang sama.
    Lalu, saya mencoba mendekati lagi, tentu dengan teknik dan strategi yang baru. Hasilnya, perempuan itu menolak untuk yang ketiga kalinya. Tiga kali ditolak, saya kapok. Lebih baik berteman dengan tetap menjaga rasa cinta ini kepada perempuan itu daripada menjauh dan hati ini terluka dengan tanpa kepastian siapa yang akan menyembuhkan luka ini. Hampir satu tahun hubungan pertemanan itu terjalin, tepat pada malam selepas Isya, saat kami biasa makan sambil berdiskusi (dari sisi saya, lebih tepat dikatakan berpura-pura diskusi), perempuan beralis tegas dan rapi itu berkata, “Kenapa Kau tak mengatakan cinta lagi padaku? Rasanya, sekarang saya sudah siap menerimanya.”
    Setelah itu, selama satu tahun saya berjuang mengumpulkan uang untuk meminang dan menikahinya. Dan sekarang saya sudah memiliki anak laki-laki yang akan selalu kami jaga dengan cinta.

    @Hehehe, keren kisahnya. bisa jadi cerpen tuh. Sayang saya tidak segigih dikau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s