Kupu-kupu dan Bunga

Aku cemas. Cemas kenapa? Aku tengah berharap. Berharap apa? Pertemuan. Dengan siapa? Kupukupu. Kupukupu? Sebab aku bunga. Bunga? Sejak tahu dia kupukupu, segera aku menjadi bunga. (Sedap Malam, 270310)

This entry was posted in Puisi and tagged , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Kupu-kupu dan Bunga

  1. aam says:

    wah romantis banget …eh kok..! romantis, he..he..he..
    sekedar info aja nih,selama ini anda tdk mendapatkan sesuatu penghasilnan dari internet, saatnya anda menghasilkan uang dari internet kujungi situs saya …ok!

    Asep:
    Terima kasih komentar dan informasinya.

  2. hantar bunga untuk tersayang???

    Asep:
    Menjadi bunga demi dia yang kupu-kupu.

  3. hadiah untuk seseorang??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s