Cinta dan Perkawinan

Duhai kekasih
Pernah aku bertanya-tanya dengan resah
Cinta itu benih ataukah buah dari perkawinan
Kini tidak lagi
Sebab aku telah memperolehnya berupa benih
Dan akan memanennya pula sebagai buah
Kelak setelah kita menikah

Sedap Malam, 20 Juli 2010

This entry was posted in Puisi and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Cinta dan Perkawinan

  1. desy says:

    mari memanennya aa sayang, tentunya stelah qt menikah.

    Aa:
    Bener ya. Apa yg dd sudah siapkan? ^_^

  2. lia sikupu says:

    wah, bahagianya calon penganten baru nih ^_^

    Asep:
    Iya nih. Makasih lia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s