Kita Perlu Mobil Seukuran Bajaj kalau Hanya untuk ke Kantor

Dengan dimensi 3,600 x 1,475 m, Karimun masih terlalu lebar untuk jalan ibukota yang semakin terasa sempit.

Dengan dimensi 3,600 x 1,475 m, Karimun masih terlalu lebar untuk jalan ibukota yang semakin terasa sempit.

Kemacetan membuat jalan Sudirman-Thamrin-Gatot Subroto rasanya terlalu sempit. Tapi untuk memperlebar jalan raya-jalan raya di Jakarta saat ini tentunya sangat sulit karena lahan yang tersedia semakin sedikit. Lagi pula walaupun seluruh lahan di Jakarta dijadikan jalan semuanya, belum tentu Jakarta berhenti macet.

Maka yang lebih mungkin dilakukan untuk mengurai kemacetan adalah:

1. Beralih ke angkutan umum.

Ini solusi ideal, dengan catatan angkutan umum kita tersedia dengan cukup, nyaman dan aman ditumpangi, ongkosnya murah, dan jalurnya ringkas. Maksud yang terakhir, kalau dengan angkutan umum kita harus naik turun beberapa kali, tentunya tidak praktis juga dan ongkosnya tentu jadi mahal.

2. Beralih ke sepeda motor.

Sepeda motor sering dituding sebagai penyebab kemacetan dan kesemrawutan jalanan ibukota. Tapi tuduhan ini sangat bias kelas. Sepeda motor bikin macet karena banyak. Tapi banyaknya sepeda motor sebanding dengan banyaknya pengguna jalan.

Justru yang lebih bikin macet sebenarnya adalah mobil-mobil pribadi. Dengan ukuran yang besar, rata-rata 10 meter persegi, mereka menghabiskan lahan jalan dengan hanya mengangkut sedikit orang. Apalagi kalau satu mobil seukuran Kijang diisi hanya satu orang. Huh, betapa egoisnya orang itu, seakan-akan jalan raya miliknya sendiri.

3. Menggunakan mobil ukuran kecil.

Kalaupun terpaksa harus menggunakan mobil, jika tujuannya hanya ke kantor atau hanya sendiri-berdua, pakailah mobil berukuran kecil. Setidaknya lahan yang anda habiskan tidak seluas kalau pakai mobil berukuran besar. Kijang, Xenia, Alphard, Avanza, Terios, Fortuner, termasuk mobil berukuran besar. Terlalu besar kalau hanya untuk dipakai pulang-pergi ke kantor.

Tapi sayangnya mobil-mobil kecil (city car) yang beredar di Indonesia masih terlalu besar. Karimun, Atoz, Jazz, Yaris, Swift, Splash, Fiesta, dll hanya lebih pendek saja panjangnya, tapi lebarnya sama saja dengan mobil-mobil ukuran besar, antara 1,5 – 1,7. Di tengah jalanan yang sempit, atau terasa sempit karena macet, kita memerlukan mobil yang lebih ramping. Mungkin 1,2 – 1,3 meter saja lebarnya.

Tampaknya kita memerlukan mobil kecil seukuran bajaj kalau penggunaannya hanya untuk ke kantor. []

This entry was posted in Lingkungan Hidup and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s