Seruan untuk Pengguna Mobil Pribadi Sendirian

“Orang bodoh adalah orang yang menyetir mobil sendirian dan mengeluh tentang kemacetan Jakarta.” (Anonim, dari Kompasiana)

Coba pikirkan, dan tolong renungkan…

Kita semua jengkel dengan kemacetan. Mari berbuat sesuatu mengatasinya.

Anda tentu jengkel dengan kemacetan, bukan? Ya, kita semua jengkel. Tapi sudahkah anda pikirkan bahwa anda, bersama orang-orang seperti anda yang memakai mobil berkapasitas 10 orang sendirian saja, adalah penyumbang terbesar kemacetan ini?

Berapa banyak lahan jalan yang anda pakai hanya untuk diri anda sendiri? Setidaknya 10 meter persegi.

Kita tahu satu meter saja lahan di kota Jakarta sangatlah berharga. Tidakkah anda kasihan kepada orang-orang lain yang juga berhak menggunakan jalan raya ini, tapi mereka mesti menyisih karena ada mobil anda di depan atau di sampingnya?

Untuk itu, tolong pikirkan alternatif-alternatif berikut ini:

Pertama, beralih ke angkutan umum.

Dengan beralih ke angkutan umum, entah bis atau angkot, berarti anda telah berbuat baik dengan mengosongkan 10 meter persegi lahan jalan dari yang tadinya ditempati mobil pribadi anda. Terima kasih. Lahan sepuluh meter itu sangat berharga bagi pengguna jalan lainnya, dan yakinlah bahwa mereka akan segera menyambarnya.

Mungkin anda merasa gengsi memakai angkutan umum. Tapi gengsi tidak memberikan anda kepuasan batin. Hanya perbuatan baiklah yang bisa memberikan rasa kepuasan batin.

 Kedua, nebeng ke mobil teman/memberi tebengan ke teman

Anda punya mobil, tentu anda bisa membagi tempat duduk di mobil anda kepada orang lain (teman, tetangga) yang sejurusan atau searah dengan anda. Jika anda memberi tebengan ke mereka, tentu mereka tidak keberatan berbagi ongkos BBM dengan anda. Di samping itu anda akan mendapatkan keuntungan berupa tambahan teman/jaringan/silaturahmi yang tak ternilai harganya.

Kalau anda bingung mencari teman nebeng, anda bisa mendapatkan informasi soal tebeng-menebeng ini di http://www.nebeng.com.

Jika teman yang searah dengan anda punya mobil juga, tak ada salahnya jika anda yang nebeng ke mobilnya. Mobil anda boleh istirahat di bagasi rumah. Sepuluh meter lahan jalan terselamatkan. Begitu pula sekian puluh liter bensin yang saat ini tengah coba dihemat oleh pemerintah dengan aneka skema membingungkan.

Anda berhemat sepuluh liter BBM per hari, dan ada ribuan orang mencontoh jejak anda, tentulah sangat membantu meringankan beban APBN kita.

Ketiga, beralih ke sepeda motor.

Baiklah. Mungkin anda tidak gengsi menggunakan jasa angkutan umum, tapi menganggap itu tidak praktis karena anda harus beberapa kali naik turun kendaraan.

Sepeda motor bisa menjadi alternatif yang baik. Memang, sepeda motor juga ikut menyumbang kemacetan, tapi peranannya tidak sebesar mobil pribadi. Sepeda motor hanya menghabiskan lahan seluas dua meter persegi. Pengendaranya tidak dapat dikatakan egois walaupun menggunakannya sendirian.

Selain itu pemakaian bensin sepeda motor juga lebih hemat dibandingkan mobil. Motor lebih lincah, bisa nyelip di ruang sempit, dan bisa lebih cepat sampai di tujuan.

 Keempat, mengganti mobil anda dengan mobil yang lebih kecil.

Ini alternatif terakhir dengan nilai paling sedikit, tapi okelah kalau anda keukeuh ingin memakai mobil pribadi sendirian saja. Dengan memakai mobil kecil (city car), setidaknya anda telah menghemat dua meter persegi jalan dibanding mobil yang anda gunakan sekarang. Cocok jika pemakaian rutin anda hanyalah untuk pulang pergi ke kantor atau mengantar anak ke sekolah. Bahkan untuk acara jalan-jalan keluarga pun boleh juga. Berapa sih jumlah anak anda? Mobil kecil yang ada sekarang masih muat untuk enam orang. []

This entry was posted in Lingkungan Hidup and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Seruan untuk Pengguna Mobil Pribadi Sendirian

  1. I agree with your Seruan untuk Pengguna Mobil Pribadi Sendirian | Sekolah Berpikir dan Menulis, superb post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s