Mengelola Pemerintahan Layaknya Perusahaan

Judul                : Reinvensi Pembangunan Ekonomi Daerah, Bagaimana Membangun Kesejahteraan Daerah

Penulis             : A.B. Susanto, dkk.

Penerbit           : Esensi (Erlangga Group)

Cetakan           : 1, 2010

Tebal               : 292 + xv halaman

Sejak era reformasi, pemerintahan daerah memiliki kekuasaan yang lebih besar untuk mengatur daerahnya. Tapi kekuasaan yang besar berarti tanggung jawab yang besar pula. Dan itu menuntut pengetahuan serta kemampuan yang mumpuni untuk mengembangkan segenap potensi daerah agar menghasilkan kemakmuran sebesar-besarnya bagi rakyat. Selain itu, saat ini para pemimpin di daerah juga berhadapan dengan tantangan eksternal seperti laju globalisasi, semakin eratnya hubungan antarwilayah, dan pesatnya kemajuan teknologi terutama teknologi komunikasi dan informasi.

Buku ini menawarkan pendekatan baru dalam mengelola pembangunan ekonomi daerah yang disebut enterprising the government, yaitu mengelola sumber daya seperti layaknya sebuah enterprise (perusahaan). Para pengelola pemerintahan harus menjadi orang-orang yang, menurut Peter Drucker, “selalu mencari perubahan, merespons perubahan tersebut, serta memanfaatkannya secara maksimal sebagai sebuah peluang.”

Penyajian buku ini dibagi menjadi tiga bab. Bab pertama berisi tiga tulisan yang menerangkan konsep pokok reinvensi pembangunan ekonomi daerah. Menurut penulis, hal pertama yang harus direformasi agar sebuah pemerintahan dikelola selayaknya perusahaan adalah organisasi pemerintahan. Selama ini organisasi pemerintahan dicirikan oleh struktur dan budaya birokrasi yang kaku, hierarkis, prosedural, dan berorientasi pada stabilitas. Hal itu membuat organisasi pemerintahan sering lamban dalam merespons perubahan. Juga kemampuan individual dari para pegawai kurang tereksplorasi karena dalam banyak hal mereka harus melalui persetujuan dari atasan.

Penulis menawarkan satu pola organisasi yang oleh Gifford Pinchot disebut intelligence organization (organisasi berbasis inteligensi), dengan kelebihan antara lain karyawan (atau pegawai) dapat mengerahkan segala pikiran dan kemampuan mereka untuk menemukan dan memanfaatkan peluang secara optimal, menciptakan produk, dan memecahkan masalah.

Bab kedua (tiga tulisan) dan ketiga (lima tulisan) menyajikan sejumlah perspektif dan alat analisis yang bermanfaat dalam pengambilan kebijakan. Di antaranya tentang perspektif pembangunan wilayah berkesinambungan, analisis spasial untuk identifikasi lokasi pembangunan ekonomi, pentingnya informasi geospasial dan statistik dalam perencanaan pembangunan daerah, dan pengelolaan keuangan daerah dari sudut akuntasi.

Buku ini ditujukan bagi para pemimpin daerah dan mereka yang berwenang mengambil kebijakan dalam pembangunan di daerah. Meski merupakan kumpulan tulisan, isi di dalamnya disusun dalam satu rangkaian gagasan yang berkesinambungan. Namun ada satu soal yang bagi sebagian orang, barangkali, dapat mengendurkan semangat membaca, yaitu bertaburannya istilah asing (baca: Inggris) tanpa terjemahan yang memadai. []

This entry was posted in Buku and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Mengelola Pemerintahan Layaknya Perusahaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s