Belajar dari Cahaya Senja

Ciater, Ahad 4 Maret 2012

Melihat Cahaya Senja (3 bulan) berjuang untuk telungkup, aku jadi terharu. Dia melakukannya tanpa kenal lelah. Dia telah bisa membalik badan, tapi hanya kadang-kadang saja berhasil melepaskan tangannya dari bawah badan. Dalam proses itu, dia tampak melakukannya dengan sepenuh kemampuan. Meski kerap merasa kesakitan dan mengerang, dia tak pernah putus asa dan selalu mencoba membalik badan ketika ditelentangkan.

Sejak sebulan terakhir ini, kami harus memperhatikannya lebih awas. Kalau dia tidur atau berbaring dengan membujur di arah timur-barat, tak lama lagi posisinya akan berubah menjadi utara-selatan. Kini kalau dia telentang, tak berapa lama dia akan telungkup sambil mengerang dan kepalanya bergoyang-goyang menahan beban.

Kami selalu menyemangatinya setiap kali dia berusaha. Kami selalu memujinya apa pun hasilnya. Cahaya Senja, kamu hebat, kamu pintar. Ayo terus, kamu bisa! Kamu bisa!

Dan aku jadi bertanya, masihkah aku mempunyai semangat berusaha tak kenal menyerah seperti Cahaya Senja? []

This entry was posted in Keluarga and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s