Satu Anugerah Yang Paling Saya Syukuri: Keterampilan Menulis

Bang FloSatu hal yang paling saya syukuri dari diri saya adalah bahwa saya dianugerahi keterampilan menulis. Dengan anugerah ini, saya menjalani pekerjaan saya sebagai agen asuransi dengan cara yang sangat nyaman.

Lazimnya, pekerjaan ini dilakukan dengan cara membuat janji temu lalu keluar rumah untuk menemui beberapa orang setiap hari. Tapi saya cukup duduk di rumah menulis untuk blog dan calon nasabah muncul sendiri menghubungi saya melalui sms, telepon, BBM, whatsapp, email, atau komentar di blog. Tugas saya adalah melayani permintaan mereka, menjawab pertanyaan, dan mengirimkan penawaran melalui email. Jika calon nasabah setuju dengan penawaran saya, barulah saya keluar rumah untuk menemui mereka.

Perbedaannya di sini: saya mengalami penolakan yang lebih minim dibandingkan agen asuransi pada umumnya. Itu sisi positifnya. Sisi negatifnya ada juga, yaitu kemungkinan mental saya jadi kurang teruji dibandingkan agen yang mengalami penolakan setiap hari.

Bagaimana hasilnya?

Soal hasil tergantung ketekunan. Entah dengan cara biasa maupun cara daring (dalam jaringan, online), kalau tidak tekun pasti gagal, kalau tekun pasti berhasil, dan kalau setengah tekun hasilnya pun setengah-setengah.

Menurut perasaan saya, saya tergolong tekun membangun blog. Penampakan blog saya bisa dilihat di http://myallisya.com. Setiap hari jika ada kesempatan, blog ini saya kunjungi, isinya saya perbarui, artikel yang kurang memuaskan saya sunting, lalu saya promosikan di kaskus, fesbuk, BBM, dan lain-lain. Semuanya saya lakukan dengan senang hati, karena saya suka menulis. Saya merasa tidak berbakat dalam menjual, tapi saya tahu saya punya kemampuan dalam menulis. Jadi yang saya lakukan hanya menulis tentang asuransi, dan biarlah tulisan-tulisan itu yang melakukan tugas menjual untuk saya.

Dari blog ini, saya mendapatkan calon nasabah dan calon agen setiap hari. Pada tahun pertama (2012), nasabah saya lebih dari 40 orang. Pada tahun kedua (2013), nasabah saya lebih dari 50 orang ditambah agen lebih dari 20 orang. Tahun ketiga (2014) masih menunggu penghitungan akhir tahun. Secara umum dapat dikatakan, saya memperoleh penghasilan dan kualitas hidup yang semakin meningkat dari bulan ke bulan. Alhamdulillah.

Modal saya adalah keterampilan menulis yang sudah saya asah sejak masih kuliah. Dulu cita-cita saya menjadi penulis buku dan pengarang novel. Tapi rupanya saya hanya setengah tekun, sehingga hasilnya hanya setengah buku dan setengah novel, sedangkan penerbit maupun pembaca hanya menerima buku dan novel yang utuh.

Saya masih menyimpan cita-cita tersebut. Sementara menunggu, saya alihkan energi saya dengan menulis aneka artikel tentang asuransi yang hasilnya lebih cepat dirasakan.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. “Nikmat yang mana lagikah yang engkau dustakan?” []

This entry was posted in Bisnis, Cathar and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Satu Anugerah Yang Paling Saya Syukuri: Keterampilan Menulis

  1. Alo kanda…

    @Alo Dhila… Makasih udah mampir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s