Kurban dan Amnesti Utang

debtPamulang, 16 September 2016

Pada hari raya Idul Adha tahun ini, istri saya melakukan ibadah kurban seekor kambing. Kurban dilakukan di kampungnya, Bantar Awi kec Cilograng kab Lebak Banten. Ini adalah kurban yang pertama kali baginya, hasil dari menyisihkan uang belanja dapur selama hampir satu tahun.

Saya sendiri tidak melakukan kurban kambing atau hewan apa pun. Tapi pada hari Idul Adha ini, saya menghubungi beberapa teman yang pernah meminjam uang kepada saya bertahun-tahun lalu, mengingatkan bahwa mereka punya utang kepada saya, dan menanyakan apakah mereka masih berencana membayar utangnya. Karena utang mereka sudah berlangsung tahunan (2 sd 10 tahun), saya tidak berharap mereka akan melunasinya.

Tahun 2016 adalah tahun pengampunan. Ada program Tax Amnesty dari pemerintah RI dan ada Markdown Amnesty dari menteri KKP Susi Pudjiastuti. Seperti halnya pemerintah RI mengampuni utang pajak warganya dan menteri Susi mengampuni kesalahan para pemilik kapal, saya pun menggelar program Debt Amnesty atau Pengampunan Utang.

Tapi saya tetap memberikan kesempatan kepada teman-teman untuk membayar utangnya selama tiga hari sampai hari terakhir Idul Qurban (H+3). Jika dalam tiga hari tidak membayar, maka utangnya saya ikhlaskan.

Satu orang tidak bersedia utangnya saya bebaskan, dan dia mentransfer uangnya satu hari kemudian. Alhamdulillah.

Satu orang bersedia utangnya saya bebaskan, dan dia berterima kasih serta ingin bisa seperti saya. Alhamdulillah.

Satu orang lagi tidak berhasil saya hubungi lewat SMS dan telepon, tapi saya meninggalkan pesan di facebooknya bahwa utangnya telah saya ikhlaskan. Alhamdulillah.

Dua orang lagi sudah hilang kontak, jadi saya putuskan untuk mengikhlaskannya saja. Alhamdulillah.

Total nilai utang yang saya ikhlaskan awalnya cukup untuk membeli seekor kambing ukuran sedang. Tapi karena ada satu debitor yang tidak bersedia dibebaskan, jadinya mungkin seukuran kambing kecil saja.

Masih ada beberapa orang lagi yang berutang pada saya, sebagian masih cukup baru (belum satu tahun), tapi biarlah urusan dengan mereka akan dibahas lagi pada Idul Adha tahun depan.

Semoga saya diberi kelapangan rezeki untuk melakukannya lagi. Amin. []

 

This entry was posted in Catatan Pribadi, Serba-serbi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Kurban dan Amnesti Utang

  1. oke mengerti, tolong di tingkatkan lagi yah artikelnya..
    ini sudah bagus kok..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s