Testimoni Pencairan Vtube. Kenapa Semua Bukti Transfernya dari Member Lain?

Profit sharing, katanya.

Saat anda direkrut, anda dibilang oleh perekrut anda: ayo join Vtube, gratis, nonton iklan dibayar. Anda mungkin tertarik dan lalu bertanya, apa buktinya? Lalu perekrut anda menyodorkan aneka testimoni pencairan uang di internet dan youtube, pencairan yang dia lakukan sendiri kalau sudah ada, serta video-video para member yang sudah sukses.

Hal yang mirip akan terjadi saat anda sudah jadi member dan merekrut, anda bilang kepada prospek: ayo join Vtube, gratis, nonton iklan dibayar. Anda mungkin akan ditanya, apa buktinya. Lalu anda menyodorkan aneka testimoni pencairan uang Vtube, termasuk dari anda sendiri jika sudah mencairkan, juga testimoni para member yang sudah sukses.

Saya juga pernah direkrut dan disodori beberapa testimoni tsb. Lalu saya mencari di internet dan menemukan banyak bukti orang-orang yang berhasil mencairkan uangnya di Vtube.

Tapi ada banyak yang saya herankan. Salah satunya: kok bukti pencairan uang Vtube semuanya menunjukkan bukti transfer dari sesama member?

Hasil gambar untuk bukti pencairan uang vtube
Bukti transfer pencairan uang Vtube

Katanya profit sharing dari pendapatan iklan, tapi uangnya kok ditransfer dari member lain? Lalu pendapatan iklan yang selama ini diterima Vtube dari para pemasang iklan, dikemanain? Kok gak pernah ada bukti transfer dari Vtube sendiri kepada para member?

Aneh.

Apa bener itu profit sharing pendapatan iklan? Saya kok gak yakin ya.

Jangan-jangan itu bukan profit sharing.

Kalau dipikir-pikir pakai akal sehat, apa ada perusahaan yang mau pasang iklan, kalau iklannya cuma untuk ditonton oleh orang-orang yang mengharap bayaran?

Selain itu tarif iklannya mahal sekali, dan tarifnya berbeda-beda tergantung level orang yang nonton. Level gratis dan bintang 1, tarifnya 0,3 dolar per hari, bersih 2 dolar per 40 hari atau 0,05 dolar per hari. Itu upah untuk 10 kali nonton iklan 5 detik. Jadi, tarif bersih per iklan adalah 0,005 dolar, atau sekitar 72 rupiah.

Ini sekilas tampak murah, tapi para penonton bayaran di situs RajaView (situs untuk membeli view youtube) pasti akan senang sekali dengan tarif tersebut, karena tarif paling tinggi yang mereka terima hanyalah 15 rupiah setiap tayangan video 5 detik.

Tarif nonton video di situs RajaView

Belum lagi level bintang 2, tarifnya 3 dolar per hari, bersih 20 dolar per 40 hari atau 0,5 dolar per hari, alias sepuluh kali lipat dari level bintang 1. Level bintang 4, tarif 32 dolar per hari, bersihnya 5 dolar per hari, atau 100 kali lipat dari level bintang 1. Level bintang 6, bersihnya 50 dolar per hari, atau 1000 kali lipat dari level bintang 1. Semua itu belum termasuk bagian Vtube sendiri sebagai penyedia platform.

Upah nonton iklan per hari

Kalau saya dari pihak perusahaan yang mau pasang iklan, saya harus ngitung dulu biaya iklannya berapa, dengan cara menanyakan kepada Vtube, ada berapa penonton di paket gratis dan bintang 1, berapa penonton di level bintang 2, bintang 3, dan seterusnya berapa orang yang nonton di level bintang 6. Karena bayaran mereka beda-beda. Bingung deh. Mahalnya minta ampun. Terus kapan mereka beli barang saya?

Ya sudah, gak jadi deh pasang iklan. Mending pasang iklan di youtube saja, atau di google, atau di FB. Tarifnya jauh lebih murah, yang nonton jauh lebih banyak, dan algoritma mereka sangat canggih sehingga iklan kita hanya disodorkan kepada mereka yang kira-kira akan tertarik.

Jadi, uang yang diterima para member Vtube itu sebenarnya uang apa?

Karena diterima dari member lain, berarti itu uang member lain. Kenapa member lain mau ngasih uang ke member lainnya?

Untuk beli poin, supaya bisa beli paket bintang yang lebih tinggi. Supaya apa? Supaya upah nonton iklannya lebih besar.

Terus Vtube sendiri ngasih apa ke para member? Ngasih poin. Poin ini buat apa? Buat dijual ke member lain.

Jadi VTube hanya menyediakan poin, sedangkan untuk mencairkannya mesti dijual ke member lain.

Lalu kalau member lain gak ada yang mau beli poin gimana? Ya sudah, tunggu saja selama 7 hari, nanti VTube yang akan beli poin anda. Konon begitu.

Bagaimana kalau setelah 7 hari VTube tidak beli?

Tenang. Tunggu tahap 2 Vtube jadi marketplace, nanti poin yang anda miliki berikut voucher yang anda terima, bisa dipakai untuk membeli barang-barang yang dijual di situ.

Kapan tahap 2 itu terjadi? Entahlah.

Siapa penjual yang barangnya mau dibayar pake poin? Tauk ah gelap.

Dah ya. Daahh… []

Baca juga artikel lain tentang Vtube:

About Asep Sopyan

Senior Business Partner ASN dan Mitra Fuse | HP/WA 082-111-650-732 | Email myallisya@gmail.com | Blog: myallisya.com dan asepsopyan.com | Tinggal di Tangerang Selatan | Menjadi agen asuransi Allianz sejak November 2011.
This entry was posted in Bisnis and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s