Tag Archives: Esai Sastra

Kisah Mirip Dodolit SGA Ada Juga di Naga Bumi II

Omong-omong soal dugaan plagiarisme Seno Gumira Ajidarma dalam cerpennya yang menjadi juara pertama Cerpen Kompas Pilihan 2010, Dodolit Dodolit Dodolibret, ternyata kisah yang mirip ia muat juga dalam mahakaryanya Naga Bumi. Di buku II, bab 11, ia menulis: ’’Dengarlah cerita … Continue reading

Posted in Esai Sastra | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

“Iblis Tidak Pernah Mati” SGA

Ciater, Selasa 18 Januari 2011 Baru saja kutamatkan buku kumpulan cerpen dari Seno Gumira Ajidarma, Iblis Tidak Pernah Mati. Buku ini diterbitkan oleh Galang Press tahun 1999. Yang kubaca adalah cetakan ketiga, September 2004. Sebagian dari cerpen di buku ini … Continue reading

Posted in Cathar, Esai Sastra | Tagged , , , , , , , , , | 4 Comments

Khu Lung: The Interpreter of Loneliness

Khu Lung (dalam bahasa Inggris disebut Gu Long) adalah seorang penulis cerita silat ternama asal Taiwan. Ia lahir di Hong Kong pada tahun 1937 dan meninggal di Taiwan tahun 1985. Menulis cerita sejak usia 11 tahun, dia telah menjadi sangat … Continue reading

Posted in Esai Sastra | Tagged , , , , , , | 5 Comments

Catatan Pendek tentang Cerita Pendek

Cerita pendek (disingkat cerpen) disebut cerita karena isinya memang cerita, bukan berita, karya ilmiah, kolom, artikel, atau teks lagu; disebut pendek karena ukurannya memang relatif pendek. Relatif pendek berarti pendeknya itu variatif, dari yang hanya setengah halaman sampai puluhan halaman. … Continue reading

Posted in Esai Sastra | Tagged , , , , , , , , , , | 2 Comments

Hujan Bulan Mei dan Hujan Bulan Juni

Mei, bulan kita itu, belum ditinggalkan penghujan di mana gerangan kemarau, yang malamnya dingin yang langitnya bersih, yang siangnya menawarkan bunga randu alas dan kembang celung, yang dijemput angin di bukit-bukit, yang tidak mudah tersinggung yang lebih suka menunggu sampai … Continue reading

Posted in Esai Sastra | Tagged , , , , | 1 Comment

Penggambaran Tuhan dalam Cerpen (Sebuah Pledoi)

Setelah membaca cerpen saya berjudul Wajah yang Indah, seorang kawan yang juga penulis melayangkan komentar bernada keberatan. Katanya, dia merasa terganggu oleh penggambaran Tuhan secara visual dalam cerpen tersebut, karena menurutnya, hal semacam itu tidak dibolehkan. Penggambaran Tuhan dimaksud salah … Continue reading

Posted in Esai Sastra | Tagged , , , , , , , , | 2 Comments

Sudut Pandang Orang Kedua dalam Cerita

Sudut pandang termasuk unsur intrinsik dalam cerita berbentuk prosa, selain tema, alur, latar, dan penokohan. Dibandingkan unsur-unsur lainnya, eksperimentasi atau pembaruan sudut pandang jauh lebih lambat dicoba oleh para pengarang kita. Selama ini teori sastra hanya mengenal dua macam sudut … Continue reading

Posted in Esai Sastra | Tagged , , , , , , , , , | 25 Comments