Tag Archives: Potret Penyair Muda sebagai Si Malin Kundang

Goenawan Mohamad: Potret Penyair Muda sebagai Si Malin Kundang

Malin Kundang telah terkutuk, dan tak seorang pun mencoba memahaminya. Perahunya kandas di depan pantai, dan dalam legenda disebutkan, bahwa pemuda durhaka itu kemudian menjadi batu. Ibunya telah mengucapkan kutuk atas dirinya. Perempuan tua yang miskin itu kecewa dan sakit … Continue reading

Posted in Esai Sastra | Tagged , , , | Leave a comment