Tag Archives: sajak

Aku Merindukanmu [3]

Aku merindukanmu laksana pelari memburu garis finish. Bagai wartawan mengebut deadline. Serupa buruh menunggu upah. Seperti ibu-ibu mengantre minyak tanah. Bagaikan kreditor menagih utang. Mirip pelacur tua menanti pelanggan. Seakan sopir angkot mengejar setoran. Dan seumpama entah apa lagi. Mungkin … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Aku Ingin

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana. Tapi aku tak bisa. Sebab aku terlalu sering membayangkan sosokmu. Sebab aku teramat kerap menzikirkan namamu. Sebab setiap waktu aku selalu ingin menatap wajahmu, membisikkan kata-kata mesra di telingamu. Sebab aku selalu rindu menyimak senyummu … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Sajak, Puisi

Akhir-akhir ini rasanya kian sulit aku menulis puisi Yang berhias perumpamaan seperti… (apa ya) Yang penuh kiasan bagaikan… (apa juga ya) Yang bertabur metafora laksana… (ah, entahlah) Dan aku juga merasa semakin sukar membuat sajak Yang berpola teratur dengan rima … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged , , , , , , | 1 Comment