Tag Archives: Seno Gumira Ajidarma

Kematian Paman Gober (Cerpen Seno Gumira Ajidarma)

Kematian paman gober ditunggu-tunggu semua bebek. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain menunggu-nunggu saat itu. Setiap kali penduduk Kota Bebek membuka koran, yang mereka ingin ketahui hanya satu hal : apakah hari ini Paman Gober sudah mati. Paman Gober … Continue reading

Posted in Cerpen, Karya Tokoh | Tagged , , , , , | Leave a comment

Seno Gumira Ajidarma: Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi (Cerpen)

Sabar Pak, sebentar lagi,” kata hansip. ”Waktunya selalu tepat pak, tak pernah meleset, ” sambung warga yang lain. Pak RT manggut-manggut dengan bijak. Ia melihat arloji. ”Masih satu menit lagi,” ujarnya. Satu menit segera lewat. Terdengar derit pintu kamar mandi. … Continue reading

Posted in Cerpen, Karya Tokoh | Tagged , , , , , | Leave a comment

Seno Gumira Ajidarma: Saksi Mata (Cerpen)

Saksi mata itu datang tanpa mata. Ia berjalan tertatih-tatih di tengah ruang pengadilan dengan tangan meraba-raba  udara. Dari lobang pada bekas tempat kedua matanya mengucur darah yang begitu merah bagaikan tiada warna merah yang lebih merah dari merahnya darah yang mengucur … Continue reading

Posted in Cerpen, Karya Tokoh | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Seno Gumira Ajidarma: Kehidupan Sastra dalam Pikiran

Ketika Jurnalisme dibungkam, sastra harus bicara. Karena bila Jurnalisme bicara dengan fakta, sastra bicara dengan kebenaran. Fakta-fakta bisa diembargo, dimanipulasi, atau ditutup dengan tinta hitam, tapi kebenaran muncul dengan sendirinya, seperti kenyataan. Jurnalisme terikat oleh seribu satu kendala, dari bisnis … Continue reading

Posted in Esai Sastra, Karya Tokoh | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cerpen Seno Gumira Ajidarma: Sepotong Senja untuk Pacarku

Alina tercinta, Bersama surat ini kukirimkan padamu sepotong senja–dengan angin, debur ombak, matahari terbenam, dan cahaya keemasan. Apakah kamu menerimanya dalam keadaan lengkap? Seperti setiap senja di setiap pantai, tentu ada juga burung-burung, pasir yang basah, siluet batu karang, dan … Continue reading

Posted in Cerpen | Tagged , , , | Leave a comment